Kuliner Khas Cirebon Docang

kuliner cirebon docangDocang. Konon dahulu adalah menjadi makanan kesukaan wali dalam tugasnya menyebarkan agama Islam di Cirebon. Banyak juga para wisatawan yang belum mengetahui kuliner Cirebon yang satu ini, apalagi sejarah nya.

SekilasĀ  sejarah Docang kala itu para wali dalam menyebarkan agama Islam masuk ke pelosok Jawa. Dan munculah sosok yang bernama Pangeran Rengganis yang mempunyai jahat dan berniat untuk membunuh para wali dengan makanan.

Dialah orang yang pertama kali membuat makanan docang dari sisa-sisa makanan para Sultan saat itu yang tidak habis. Dan setelah itu menghidangkannya ke tengah-tengah para wali yang sedang berkumpul di Masjid Sang Cipta Rasa, Keraton Kasepuhan Cirebon.

Dan setelah para wali itu makan docang, para wali bukannya mati keracunan, ajaib memang. Melainkan mereka merasakan makanan tersebut enak dan merekapun meminta nambah dan akhirnya sampai sekarang.

Kebiasaan dengan menyantap docang setiap menjelang Maulid Nabi Muhammad Saw menjadi tradisi di Cirebon. Dan hingga sekarang makanan ini masih menjadi makanan khas Kota Cirebon. Karena dikenal sebagai Sejarah makanan Dahulu Di Sukai Oleh Para Wali.

Makanan Khas Cirebon ini berupa perpaduan dari Lontong, Daun Singkong, Toge, Krupuk. Yang berkolaborasi sayur Dage/Tempe Gembos (yang dihancurkan) serta di kombinasikan dengan parutan kelapa muda. Dalam satu porsi docang ini terkandung 312,8 kkal, 14,8 gr protein, 4,9 gr lemak. Dan 51,2 gr Karbohidrat, jadi docang ini sangat cocok untuk sarapan pagi.

Makanan ini mempunyai rasa khas yang gurih dan nikmat apabila disajikan dalam keadaan panas/hangat. Dan untuk harga relatif terjangkau semua kalangan. Docang adalah makanan asli Cirebon yang lambat laun dengan segala kemajuan zaman dan perkembangan makanan Fast Food docang mulai bergeser dan lambat laun jarang ditemui.